Skip to main content

Trustworthiness of Data

  Menurut Guba dan Lincoln kriteria penelitian dapat dipercaya dalam menampilkan fenomena yang mendukung keakuratan penelitian, meliputi: 1.       Credibility merupakan penelitian dipercaya ketika partisipan mengakui temuan penelitian sebagai pengalamannya. 2.       Dependability merupakan data yang didapatkan stabil pada setiap waktu dan kondisi. Proses penelitian logis, dapat dilacak, dan pendokumentasian jelas. 3.       Conformability merupakan objektivitas data atau kenetralan data yang menunjukkan bahwa intepretasi dan temuan penelitian jelas berasal dari data serta sebagai petunjuk sebuah kesimpulan dan intepretasi telah di capai. Transferability merupakan generalisasi penerapan hasil penelitian untuk diterapkan pada tempat atau kondisi yang setara.

sap stroke

SATUAN ACARA PENYULUHAN

RESIKO KOMPLIKASI HIPERTENSI : STROKE


Pokok Bahasan                             : Komplikasi Hipertensi : Stroke.
Sasaran                                          : Keluarga Ny.M.
Target                                            : Ny. M dan Keluarga.
Waktu                                           : 30 menit.
Hari/Tanggal                                 : Sabtu, 05 Juni 2004.
Tempat                                          : Rumah Ny. M.

I.                   TUJUAN INTRUKSIONAL UMUM (TIU)
Keluarga memahami tentang resiko hipertensi.

II.                TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS (TIK)
Setelah diberikan  penyuluhan keluarga dapat  :
1.      Menyebutkan definisi stroke. 
2.      Keluarga dapat menyebutkan faktor-faktor resiko terjadinya stroke.
3.      Keluarga mampu mengenal tanda dan gejala stroke.
4.      Keluarga mampu menyebutkan cara pencegahan terhadap stroke.

III.             GARIS BESAR MATERI

1.      Pengertian stroke.
2.      Faktor-faktor resiko terjadinya stroke.
3.      Tanda dan gejala stroke.
4.      Pencegahan terhadap stroke.

IV.             METODE

Ceramah dan tanya jawab

V.                MEDIA

Leaflet, gambar, alat peraga

VI.             PENYULUH

Sakiyan

VII.          KEGIATAN PEENYULUHAN

No
Tahap
Waktu
Kegiatan Penyuluh
Kegiatan Audien
1.
Pembukaan
5 menit
o   Mengucapkan salam
o   Perkenalan 
o   Menjelaskan tujuan
o   Menjawab salam
o   Memperhatikan
o   Memperhatikan
2.
Penyampaian materi
20 menit
o   Menyampaikan materi : pe-ngertian stroke, faktor-faktor resiko terjadinya stroke, tanda dan gejala stroke, pencegahan terjadinya stroke.
o   Memberikan kesempatan bertanya.
o   Menjawab pertanyaan
o   Memperhatikan





o   Bertanya hal yang kurang jelas
o   Memperhatikan

3.
Penutup
5 menit
o   Evaluasi dan menyimpulkan materi
o   Memberikan reinforcement

o   Kontrak waktu.

o   Mengucapkan salam
o   Memperhatikan

o   Mengucapkan terima kasih
o   Memberikan alternatif waktu
o   Menjawab salam


Bahan Rujukan

Price & Wilson, 1994, Patofisiologi konsep klinis proses-proses penyakit , EGC, Jakarta

Soeparman & Waspadji, 1999, Ilmu penyakit Dalam Jilid II, FK UI, Jakarta

Jurnal Ilmiah Kesehatan, 2001, Manfaat Serat Untuk Kesehatan, RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.


Comments

Popular posts from this blog

sap menyusui

SAP (Satuan Acara Penyuluhan) Pokok bahasan                : Post Natal Care (PNC) Sub pokok bahasan         : Tekhnik menyusui yang baik dan benar Hari/Tanggal                   : Kamis, 18 Januari 2018 Waktu                            : 30 menit Tempat                            : Ruang Muzdalifah Sasaran                            : Ny. N A.       Tujuan umum Setelah dilakukan penyuluhan, peserta mengerti tentang cara m...

LP askep keluarga dengan remaja

BAB I PENDAHULUAN A.         Latar belakang Keluarga merupakan suatu kumpulan yang memiliki hubungan darah, ikatan perkawinan,dan adopsi serta tinggal dalam satu rumah tangga, saling berinteraksi satu sama lain dan saling ketergantungan. Dalam keluarga biasanya terdiri dari orang tua yaitu ayah dan ibunya, serta anak-anaknya, dan masing-masing individu memiliki perannya masing-masing. Tantangan utama bagi keluarga dengan anak remaja meliputi perubahan perkembangan yang dialami oleh remaja dalam batasan perubahan kognitif, pembentukan identitas, dan pembentukan biologis, serta konflik-konflik dan krisis yang didasarkan perkembangan.  Ada tiga aspek proses perkembangan remaja yang menyita banyak perhatian, yakni  emasipasi (otonomi yang meningkat), budaya orang muda (perkembangan hubungan teman sebaya), kesenjangan antara generasi (perbedaan nilai-nilai dan norma-norma antara orang tua dan remaja). Banyak masalah yang sering timbul...

pathway Bronkhiolitis

bronkhiolitis